This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Tampilkan postingan dengan label artilek. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label artilek. Tampilkan semua postingan

Selasa, 29 Maret 2011

3 sifat keadaan manusia

3 macam ciri manusia yang harus diketahui Muballigh supaya Muballigh mudah dalam menyalurkan ilmunya kepada para jamaahnya, yaitu:
1. Al-Insan al-ghafilu = orang yang lupa daratan, tidak bisa membedakan mana yang benar dan mana yang salah, barang bagus dengan barang jelek. Ia ibarat bayi yang baru lahir tidak tahu agama sama sekali. Bisa dikatakan orang ini adalah orang desa yang tidak taahu apa dengan agama. Orang seperti ini mudah untuk di sadarkan. Seperti halnya yang dilakukan oleh sunan kali jogo dalam berdakwa dimasyarakat abangan. Dalam masyarakat tersebut membutuhkan orang alim untu menunjukkan mereka. Akan tetapi dalam menunjukkan mereka harus dengan pelan-pelan tidak dengan jalan kekerasan sebab untuk menarik hati mereka terleih dahulu dengan sikap halus agar mempermudah mereka untuk mengikuti.
2. Orang yang mengetahui keburukan akan tetapi masih tetap melakukannya. ia belum terbiasa dalam melakukan amal-amal yang sholeh. Ini lebih sulit untuk menyadarkannya dibanding ciri orang yang pertama. Mereka termasuk orang yang pintar mengetahui baik buruknya suatu perbuaatan akan tetapi mereka tidak menggunakan kepintarannya untuk berbuat kebaikan melainkan membuat kerusakan di dunia. Untuk menyadarkannya harus lebih halus lagi agar lebih menarik hati secara pelan-pelan sampai mereka tidak sadar kalau kita pengaruhi.
3. Orang yang hanya percaya kepada salah seorang saja dan menganggap yang lain adalah salah. Orang seperti ini sangat sulit untuk dirubah, karena merreka sudah mempunyai kepercayaan tersendiri padahal kepercayaannya adalah salah. Oleh karena itu cara untuk meluruskannya adalah dengan berdialog dengannya dengan baik-baik dan turut menyadarkan bahwa kepercayaan atau tindakan yang selama ini ia anut atau praktekkan adalah salah. pertama kali mengingatkannya jangan langsung dengan menjastis bahwa ia adalah salah atau apapun yang bisa membuat dirinya benci kepada kita, akan tetapi bagaimana caranya sampai ia tertarik kepada kita sampai ia mengetahui bahwa selama ini pendapat yang ia anut adalah salah. Dengan sendirinya orang seperti ini akan luluh dengan sendirinya. Tapi ini membutuhkan waktu yang panjang dan penuh dengan kesabaran.

Selasa, 22 Maret 2011

Waktu Kosong adalah Emas Bagimu

Dalam kesulitan pasti ada kemudahan,dalam kesempitan lambat laun pasti mendapatkan kelonggaran. Begitu juga seseorang tidak mungkin selamanya disedihkan oleh kehidupan tetapi juga kadangkala menemui suatu kebahagiaan dan kelonggaran. Waktu adalah emas ada juga yang bilang waktu adalah pedang yang tajam mengapa dikatakan tajam karena jika tidak bisa menggunakan dengan baik maka bisa melukai pemiliknya. Setiap detik, menit, jam, hari dan bulan kita tidak luput dari pengawasan dua malaikan yang selalu setia dengan kita. Setiap waktu yang kita lalui pasti dipertanggung jawabkan.
Seseorang dikatakan susah apabila tidak mempunyai waktu kosong untuk memanjahkan dirinya. Ia disibukkan dengan masalah-masalah yang berat sehingga tidak ada waktu longgar untuk beristirahat. Sesibuk apapun lambat laun akan mengalami kelonggaran sebab manusia tidak akan mampu menerima pekerjaan diatas batas kemampuannya. Disaat longgarnya waktu inilah kita dihadapkan dengan Nafsu yang baik dan yang buruk.
Syetan selalu menggoda manusia kapanpun dan dimanapun selama nyawa masih dikandung badan, Baik waktu sibuk maupun longgar. Diwaktu sibuk kita sering melupakan hak Allah pada kita. dikarenakan kesibukan kita, banyak kewajiban kepada Allah tidak kita hiraukan. Diwaktu longgar kita bermalas-malasan tidak memanfaatkannya dengan baik sedang kita tahu satiap waktu yang berjalan pasti akan dipertanggungjawabkan. Apakah ini jiwa seorang mukmin?
Mari kita intopeksi diri sudahkah kita gunakan waktu kosong/ longgar dengan hal-hal yang bermanfaat. Jawabannya ada pada diri kita masing-masing. Sabda Rosul yang artinya:
Dua nikmat nikmat yang serung dilenakan oleh manusia yaitu waktu sehat dan waktu kosong. (HR. Bukhari).
Orang sehat dianugrai harta benda tanpa melakukan suatu perbuatan berat untuk mendapatkannya adalah merupakan nikmat yang besar dan jarang dimiliki oleh orang-orang lain. Alangkah baiknya ia gunakan nikmat tersebut untuk selalu melakukan hal hal yang positif dengan selalu beramal baik kepada sesamanya. Jangan malah menggunakannya dengan hal-hal maksiat, alangkah naifnya kita diberi kenikmatan oleh Allah berupa kelonggaran waktu akan tetapi kita gunakan makasiat kepadanya, ibarat air susu dibalas dengan air tuba. sekali lagi ingatlah semuannya itu akan dimintai pertanggungjawaban.
Waktu longgar sangat rentan sekali dengan hal-hal maksiat jika tidak digunakan untuk melakukan suatu perbuatan yang baik. Sebab didalam kelonggaran ia mempunyai fikiran yang kemanan-mana, misalnya melamun memikirkan sesuatu yang tidak mungkin ia dapatkan atau bahkan memikirkan hal yang diharamkan oleh Allah. Banyak para ulama cendikiawan yang sehari-harinya tidak menegnal waktu longgar, dalam artian waktu longgar selalu ia gunakan untuk hal-hal yang bermanfaat, diantaranyaulama tersebut adalah:
1. Abu darda ketika dimasa tua, beliau menanam pohon kurma yang kalau dikalkulasi waktu pohon kurma untuk berbuah dengan umurnya Abu darda tidak sesuai. Walaupun umur abu darda sudah tua dan tidak mungkin menikmati kurma yang ia tanam, beliau berharap agar pohan yang ia tanam dapat dimanfaatkan oleh ahli warisnya. Disini beliau tidak menyia-nyiakan masa tuanya.
2. Imam sulaim bin Ayub Ar-Razi, beliau tidak menyia-nyiakan waktu longgarnya begitu saja. Setiap hari beliau mengefaluasi waktu yang dijalani pokoknya jangan sampai ada waktu yang tidak bermanfaat dalam hidupnya. Waktu-waktu belia gunakan untuk membaca, menulis dan mangejar. Suatu ketika beliau pergi pulang dari mengajar menuju rumah kemudian kembali lagi ke tempat mengajar dalam waktu sehari. Selama perjalanan beliau telah membaca kitab satu jilid.
3. Khalil bin achmad al-Farrahidi, beliau berkata: waktu terberat baginya adalah ketika saat makan. Karena banyak waktu yang kita korbankan sekedar untuknya.
4. Ibnu aqil, beiau berkata: tidak dihalalkan bagiku waktu sedetikpun untuk berbuat yang tiada gunanya. Jika mulutku tidak aku gunakan belajar dan berdiskusi, mataku tidak membaca dan mencermati, Aku manfaatkan pikiranku ketika beristirahat dan disaat aku bangun aku bisa menuliskan sesuatu.
Melihat tauladan para tokoh diatas tidak ada waktu sedikitpun untuk berbuat hal-hal yang tiada guna. Bahkan waktu yang tampaknya tidak longgar masih digunakan untuk berfikir dan belajar.
Bisakah kita mencontohnya!!!!!!!!

Ucapkan terimakasih!!!!!!!!!!!!!!!

Orang tidak mungkin bisa hidup tanpa hadirnya orang lain dalam hidupnya. Karena hakikat menusia adalah lemah, yang mana saling membutuhkan satu sama lain. Ketika orang yang ada disekeliling kita sudah berbuat baik dengan kita baik tampak atau tidak, disengaja maupun tidak disengaja, besar atau kecil ucapkanlah terimakasih sebagai bentuk penghargaan kepadanya. berterimakasih bisa dengan membalas kebaikan kepadanya atau jika tidak mampu cukup hanya dengan mengucapkan terimakasih. Anehnya ini jarang kita lakukan???
Ucapan terimakasih, matur sembah nuwon dalam bahasa jawanya adalah bentuk apresiasi kepada seseorang yang telah berbuat baik kepada kita. Dengan berterimakasih kepada orang telah membantu kita berarti kita menjadikan orang yang telah membantu kita terhargai dengan ucapan terimakasih, walaupun ia tidak mengaharapknnya. Ucapan terimakasih ringan untuk diucapkan tetapi bagi sebagian orang enggan dan bahkan tidak pernah mengucapkan rasa terima kasih kecuali kepada orang yang di atasnya atau sepadan dengannya. Ia menganggap dengan mengucapkan terimakasih berarti merendahkan dirinya, itu salah besar. Seseorang yang telah berjasa pada kita, baik itu orangnya lebih tinggi maupun lebih rendah dari kita kalau kita ucapkan terimakasih tidak akan merubah derajat atau pangkat kita. Malahan dengan ucapan terimakasih menambah kewibawahan kita tambah lebih karena kita sudah menghargai orang lain. Coz…. Jika kau mau menghargai orang kamu akan dihargai….., piro se???? heheh
Dan ingat tanda orang egois adalah tidak mau tahu nasib/ perasaan orang lain. Begitu juga orang yang jarang atau enggan mengucapkan terimahkasih kepada orang lain yang berjasa kepadanya sama halnya dengan orang egois. ia tidak mau tahu apa yang sudah dilakukan orang lain terhadapnya.

MADU

Madu merupakan hal tidak asing lagi bagi kita. Setiap orang hampir pernah minum yang namanya madu. Manfaat madu bagi kehidupan kita sangatlah banyak karena kandungan zat daripada madu itu sendiri. Allah menciptakan madu lantaran hewan yang kecil yaitu lebah madu yang mana tidak begitu berharga kelihatannya. Tetapi sungguh keajaiban sekaligus tanda kebesaran Illahi Rabbi darinya bisa mengeluarkan cairan dari perutnya yang disebut madu. Di dalam madu terdapat obat yang bisa menyembuhkan banyak penyakit, sebagaimana telah dijelaskan dalam al-Qur’an surat an-Nahl 16:69 yakni dari perut lebah itu ke luar minuman (madu) yang bermacam-macam warnanya, di dalamnya terdapat obat yang menyembuhkan bagi manusia. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda (kebesaran Tuhan) bagi orang-orang yang memikirkan.
Diterangkan dalam tafsir Ibn Katsir madu yang keluar dari perut lebah madu diantaranya berwarna putih, merah dan kuning dan lain sebagainya dari warna-warna yang baik tergantung makanan yang di makan oleh lebah. Dan didalamnya terdapat obat yang dapat menyembauhkan manusia.
Telah diteliti oleh para ahli di dalam Madu tersusun atas beberapa molekul gula seperti glukosa dan fruktosa serta sejumlah mineral seperti magnesium, kalium, potasium, sodium, klorin, sulfur, besi dan fosfat. Madu juga mengandung vitamin B1, B2, C, B6 dan B3 yang komposisinya berubah-ubah sesuai dengan kualitas madu bunga dan serbuk sari yang dikonsumsi lebah. Di samping itu di dalam madu terdapat pula tembaga, yodium dan seng dalam jumlah yang kecil, juga beberapa jenis hormon.
Pada zaman dahulu madu sudah dikenal sebagai perawatan kesehatan, pada zaman Ratu Cleopatra telah menggunakan untuk merawat kesehatan dan kecantikannya. Selain itu juga madu dipergunakan untuk ramuan pembalseman ( embalming ) untuk mengawetkan Mummi Raja-raja Mesir Kuno
didalam madu tersimpan banyak zat-zat yang berguna untuk tubuh, itu mengapa banyak di masyarakat sekarang madu dijadikan obat penawar dan pencegah penyakit, contoh dalam kehidupan kita sekarang adalah maraknya penjualan STMJ (susu, telur, madu dan jahe) kombinasi antara empat komponen manfaatnya banyak sekali. Setelah meminumnya bisa mennghasilkan suatu imunitas dalam tubuh dan tidak mudah terserang penyakit. Madu disini bukan hanya sebagai pemanis saja tetapi juga mempunyai kahsiat dan manfaat
Sebagian manfaat dari pada madu adalah menambah daya tahan tubuh, menambah gairah seksual, memperbanyak produksi ASI, menyembuhkan darah tinggi, melancarkan darah dan urine, menyembuhkan panas dalam, mengobati reumatik, memperlancar fungsi otak, menyembuhkan luka bakar, baik untuk perawatan kulit, mengobati sinusitis, flu, batuk, dll.
dibuktikan oleh para ilmuan bahwa madu bisa dijadikan obat menurut Para ilmuwan Amerika mengatakan bahwa madu, royal jelly, serbuk sari dan propolis (getah lebah) dapat mengobati berbagai penyakit. Seorang dokter asal Rumania mengatakan bahwa ia mencoba menggunakan madu untuk mengobati pasien katarak, dan 2002 dari 2094 pasiennya sembuh sama sekali. Para dokter asal Polandia juga mengatakan dalam konferensi tersebut bahwa getah lebah (bee resin) dapat membantu menyembuhkan banyak penyakit seperti bawasir, penyakit kulit, penyakit ginekologis dan berbagai penyakit lainnya.
Macam madu sendiri sebenarnya ada banyak, tetapi disini hanya dibedakan antara madu murni dengan yang tidak murni. Madu murni yaitu madu yang asli dari lebah madu tanpa campuran apapun yakni cairan nektar bunga yang dihisap oleh lebah madu kedalam kantong madu didalam tubuhnya. Nektar bunga yang telah dihisap diolah dalam tubuh lebah dengan dicampur enzim tertentu kemudian dikeluarkan kembali ketempat penyimpanan madu di sarang lebah. Sedangkan madu yang tidak murni adalah madu yang dicampur oleh manusia dengan campuran yang lain, misalnya supaya menghasilkan jumlah yang banyak dicampurlah madu dengan air dan gula.
Madu dilihat dari segi hukumnya adalah suatu yang halal lagi baik, dalam al-Qur`an dijelaskan makanlah makanan/ minuman yang halal lagi baik (halal dan toyyib). Makanan yang halal lagi baik dalam tafsir ibnu katsir yaitu makanan yang baik untuk diri seseorang dan tidak tidak membahayakan badan dan akal. Kalau kita melihat unsur-unsur daripada madu itu sendiri sangatlah bermanfaat bagi tubuh maupun akal kita sebagaimana dijelaskan diawal dari sini sudah jelas bukti kehalalan madu. Dalam surat an-Nahl ayat 69 diatas bahwasanya didalam madu terdapat obat secara, ini tidak langsung membolehkan mengkonsumsinya karena hadits nabi menjelaskan bahwa setiap sesuatu yang dibolehkan untu mengkonsusinya adalah halal hukumnya, Tetapi syetan mengharamkan apa yang Allah halalkan bagi manusia.

Senin, 17 Januari 2011

Pilihan Hidup

Hidup adalah pilihan adalah benar adanya. Melihat kondisi sekarang yang tidak karuan, hitam bisa menjadi putih begitu pula sebaliknya. Orang yang mempunyai komitmen dan mampu memegang komitmen adalah orang yang kuat terlepas dari itu ia juga harus bisa menerima perbedaan dengan orang lain karena hidup adalah pilihan., yang mana pilihan dia belum tentu sama dengan pilihan kita.
Rasul mengajarkan umatnya dalam banyak hal dari hal yang Nampak sampai yang tidak Nampak. Salah satu hadits menyebutkan yang artinya adalah jadilah kalian seorang Alim (orang yang mengajar) kalau tidak bisa jadilah seorang yang belajar, kalau masih belum bisa maka berusahalah untuk menjadi pendengar yang baik kalau masih belum bisa juga pilihan terakhir adalah jadilah orang yang senang atau suka terhadap keempat orang di atas tetapi janganlah kamu menjadi orang yang kelima yakni tidak beramal dan belajar serta tidak bisa menjadi pendengar yang baik serta tidak menyukai keempat orang di atas.
Kalau kita pahami lebih mendalam hadits di atas mengandung banyak arti yang kita peroleh, salah satunya adalah pilihan hidup apakah menjadi pelajar atau pengajar. Melihat kondisi masing-masing pribadi seseorang, dimulai dari orang yang sudah mampu dalam keilmuan, sudah lama belajar serta mempunyai kesempatan dalam mengamalkan ilmunya maka sudah menjadi keharusan menularkan apa yag dia ketahui kepada masyarakat melalui menjadi seorang guru atau pengajar. Begitu juga orang yang dalam tahap awal belajar yang mana dari segi keilmuan masih kurang, tidak ada pilihan ia harus berusaha dengan belajar sungguh-sungguh karena suatu saat dia akan menempati posisi atau menggantikan orang ‘Alim dalam mengajar, maka dari itu belajar bagi orang yang belum bisa adalah pilahan yang harus dilakukan.
Pilihan yang ke tiga adalah orang yang kondisinya hanya bisa mendengarkan saja tidak bisa menelaah atau mengkaji suatu bidang keilmuan sebagaimana orang dalam tahap belajar dibangku pendidikan mereka adalah orang tua atau orang yang cacat fisik. menjadi pendengar yang baik adalah suatu pilihan karena dengan mendengarkan ceramah-ceramah orang alim baik di masjid maupun tempat lain asalkan dari sana ia mendapatkan ilmu dan dari ilmu tersebut ia terapkan dengan tuntunan orang ‘Alim.
Yang terakhir adalah orang yang mempunyai kedudukan paling malang sehingga tidak dapat melakukan perbuatan seperti di atas. Ia tidak mempunyai kekuatan untuk menjadi pendengar yang baik apalagi menjadi seorang pelajar atau bahkan pengajar, karena mungki ada hal yang menjadikan ia tidak mampu. Maka baginya cukup dengan menyukai keempat orang di atas. Dengan menyukai maka akan menimbulkan timbal balik antara dia dengan orang yang disukai, ia suka kepada keempat orang di atas maka dengan usaha yang ia miliki kalau tidak bisa mencontohnya paling tidak bisa menghormatinya atau memberi dukungan kepada mereka baik berupa dukungan material maupun immaterial. Dengan begitu keberadaan pengajar/ ‘alim, pelajar / Muta`alim akan lebih mudah diterima dalam lapisan masyarakat.
Dari beberapa tingkatan di atas baik pengajar, pelajar, pendengar dan pencinta ketiga tersebut adalah sama-sama dalam proses belajar untuk mendapatkan ilmu baik secara langsung seperti pengajar, pelajar dan pendengar maupun tidak langsung seperti orang orang yang menyukai ketiga orang di atas. Karena dalam menuntut ilmu tidak mengenal usia sebagaimana yang disabdakan nabi mencari ilmu itu mulai dari buaian ibu ampai datang kematian. Tidak ada alasan bagi seseorang untuk tidak mencari ilmu karena apalagi di zaman modern sekarang ini yang mana harga dari seseorang diukur dari keilmuannya.
Dari pesan Hadits tersebut memberi pengertian kepada kita bahwa yang dinamakan ilmu manfaat tidak harus bisa menyalurkan ilmunya kepada yang lain saja tetapi juga yang dinamakan ilmu manfaat adalah apa yang dia miliki dan menurut keadaannya dia masih ingin berbuat manfaat untuk dirinya sendiri dan juga orang lain.

Senin, 10 Januari 2011

Perjungan tak kan perna berakhir

Salah besar kalau orang bilang “saya bebas dari masalah”. Seseorang boleh bangga atas prestasi yang telah dicapai atau masalah yang dipecahkan tetapi boleh jadi setelah masalah yang satu selesai masalah berikutnya bermunculan dan bahkan lebih sulit lagi rumit.
Hidup tak selamanya berjalan lancar, kadang senang juga kadang susah tergantung orang yang marasakannya, akan tetapi sebagai seorang muslim seharusnya jangan terlalu berlarut-larut dalam kesenangan maupun berlarut-larut meratapi nasib. Jiwa seorang muslim sejati adalah bagaikan batu karang yang tak akan perna pindah tempat walau diterjang ombak yang kencang (teguh pendirian). Hal yang membuat hati seorang mukmin kuat dan tegar dalam menghadapi masalah adalah tiada lain dan tiada bukan bahwa dia mempunyai sandaran hidup, dia tahu bahwasanya hal apaun yang dialami adalah kehendak sang pencipta Allah SWT. manusia hanya berusaha Allah lah yang menciptakannya sekaligus menentukannya. Perjuangan seorang mukimn tidaklah sampai di sini saja, apabila didalam masa lalu dirasa banyak hal yang kurang baik, kurang puas maka saatnya kedepan kita perbaiki. Begitu juga bagi orang yang hari-harinya senang karena bias mengatasi masalah yang dihadapi hendaklah jangan merasa sombong sebaiknya ia merasa bersyukur dan tetap berusaha untuk lebih baik lagi karena tidak menutup kemungkinan permasalahan yang akan datang akan lebih banyak sehingga ia tidak mampu untuk menyelesaikannya.
Bagi anda yang merasa putus asa ingatlah bahwasanya Allah telah melarang kita berputus asa dalam dalam hal kebaikan, kebaikan akan mendakat kalau kita dekati dan apabila kita jauhi malah akan menjauh walaupun untuk meraih kebaikan diperlukan pengorbanan dan tidak mudah putus asa, maka dari itu janganlah berputus asa karena perjalanan seorang mukmin tidak cukup disini masa depan lebih panjang akan ia hadapi, persiapkanlah mulai sekarang jangan perna menunda-nunda permasalahan dengan menunda-nunda permasoala maka akan menambah kesulitan untuk menyelesaikannya. Untuk itu kita sebagai seorang muslim sudahkah kita bias berbuat seperti itu? Jawabannya ada diri masing-masing.
By: M. Abdul Ghofur